Thursday, 3 September 2015

Perkembangan Teknologi di Indonesia

Indonesia sedang diterpa arus globalisasi yang sangat deras 10 tahun terakhir ini. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi secara tidak langsung merubah kehidupan masyarakat pada umumnya. Dapat dilihat dari beberapa aspek kehidupan seperti alat komunikasi yang dulunya hanya jaringan nirkabel berfasilitas mengirim pesan singkat dan menelpon, sekarang masyarakat bisa berbagi foto, mengirim lagu,mengakses internet dan lain sebagainya.
Kemajuan teknologi menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa. Perkembangan teknologi di Indonesia dinilai masih jauh tertinggal dengan negara lain. Salah satu factor penyebabnya adalah penyebaran yang tidak merata yang dikarenakan bentang alam Indonesia yang luas. Hanya beberapa kota besar seperti Jakarta dan Surabaya dapat menikmati jaringan 4G walaupun masih terbatas. Sedangkan di daerah plosok jaringan 3G saja sulit ditemukan, kalaupun ada itupun kurang maksimum.
Dilihat dari sumber daya manusianya, salah satu anak negeri yang mengharumkan nama Indonesia adalah Prof. Dr. Khairul Anwar. Beliau adalah penemu jaringan 4G ketika masih menimba ilmu di Jepang. Penemuan beliau sekarang sudah banyak digunakan di berapa negara, seperti Korea Selatan yang bahkan sekarang siap untuk membuat jaringan 5G. Lucunya yang menemukan orang Indonesia, akan tetapi Indonesia belum merealisasikan jaringan tersebut secara merata.
Selain teknologi informasi dan komunikasi, Indonesia juga sangat jauh terbelakang di bidang teknologi produksi. Jelas terlihat sebagian besar sector industry produksi Indonesia masih bersifat tradisional. Ini dibuktikan dengan rendahnya produktivitas dan minimnya teknologi yang digunakan untuk kegiatan ekspor.
Berdasarakan fakta-fakta di atas, dapat disimpulkan Indonesia perlu berbenah diri untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Dilansir dari media kompasiana disebutkan bahwa menurut mantan Menteri dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana, kemajuan teknologi di Indonesia masih rendah. Ada beberapa indikator yang membuktikan rendahnya tingkat teknologi di Indonesia, seperti kurangnya kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor industri, sinergi kebijakan masih lemah, dan sedikitnya jumlah ilmuwan di Indonesia. Diharapkan pemerintah dan msayarakat terus berkontribusi sama sama mebangun negeri, memperbaiki sumberdaya manusia dan menciptakan generasi emas untuk Indonesia yang lebih sejahtera.



No comments:

Post a Comment