Nama
saya Baiq Nurul Izzah Farida Ramadhani. Kalau kalian sempat berfikir
nama sepanjang itu dipanggil apa, Saya dari dulu dipanggil “odok”
sama teman-teman maupun orang rumah. Menjadi mahasiswa baru di UMM
saya sempat mengalami krisis identitas. Wkwk lebay ya.. tapi faktanya
begitu. Setiap perkenalan sama teman baru, saya selalau bingung mau
jawab apa kalau ditanya “nama kamu siapa”. Kalau dipanggil “baiq”
rasanya ga pantes. Kalo dipanggil “Nurul” kedengarannya alim
banget. Kalo dipanggil “Farida” terlalu kepanjangan, apalagi
“Ramadhani”. Tapi terserah kalian lah mau manggil saya apa. Saya
aja bingung mau dipanggil apa :3
Saya
dilahirkan di Lombok Timur pada tanggal 23 Januari 1997. Dari TK
sampai SMA saya menumpuh pendidikan di Lombok, dan kuliahnya baru
merantau ke Malang. Kenapa saya memilih di Malang, kenapa ga di
Jogja, atau di Surabaya, jawabannya karena dulu waktu SD saya pernah
ke Malang dan saya nyaman sama lingkungannya, ga sepanas Surabaya dan
ga semainstream Jogja. Wkwkwk. Saya anak ketiga dari empat
bersaudara. Satu saudara perempuan yang sudah menikah(dan semoga
cepat punya momongan.aamiin), dan dua saudara laki-laki yang belum
menikah. Yang satunya masih SMP :3 dan satunya lagi masih Jomblo :3
Di
paragraph ketiga ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama
menempuh pendidikan di Lombok Timur. Semoga kalian mau baca :3 wkwk
saya akan sedikit sharing dunia putih abu-abu saya yang notabenenya
disimbolin dunia dimana kamu lagi puber dan baper :3. Untungnya saya
tipe siswa kuper tapi hyper :v kuper bukan berarti kurang
pergaulan, tetapi lebih ke membatasi pergaulan. Saya sangat selektif
memilih teman, karena saya tidak mau studi terngganggu karena teman
yang hobinya pacaran, jalan jalan, makan dan cabe-cabean. Hyper bukan
berarti hiper/genit :3 hyper disini artinya saya berusaha menjadi
siswa yang aktif dibidang ekstrakulikuler maupun kegiatan lainnya.
Di
SMA saya tidak pernah mengikuti organisasi apapun, karena sempat
trauma sama yang namanya osis di SMP. Jadi saya lebih aktif di
ekstrakulikuler olimpiade. Saya jelasin sedikit, saya pernah
mengikuti ekskul olimpiade bidang kebumian, waktu itu saya sedang
duduk dikelas 11. Awalnya saya masuk OSN matematika, tapi entah
kenapa bisa terdampar di dunia bebatuan. Tapi memang benar hidup itu
tidak ada yang kebetulan. Allah memberikan saya jalan untuk
mengekplorasi minat dan bakat saya melalui eksku ini. Buktinya ketika
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menyelenggarakan
event tahunan yakni Oliimpiade sains nasional, yang dimana nantinya
Indonesia akan mengirimkan delegasinya ke luar negeri dari seleksi
OSN tingkat national. Sekolah saya SMAN1 Aikmel merupakan salah satu
sekolah favorit di Lombok Timur, sebabnya untuk event kelas OSN
selalu diikuti setiap tahunnya. Tahun 2014 saya dan tiga teman
mengikuti OSN kebumian yang membawa nama baik sekolah ke tingkat
nasional(maaf kalo kesannya sombong, tapi ini satu-satunya prestasi
yang dapat gue banggain selama hidup gue :3). Walaupun ga lolos tahap
nasional, setidaknya saya sangat bersyukur dapat juara di provinsi
dan kabupaten.
Sekarang ini saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang jurusan Teknik Industri. Kalau ada yang nanya kenapa milih teknik industri? saya tertarik sama jurusan ini karena selain memiliki sisi engineer, lulusan TI juga dituntut untuk menguasai manajemen industri, sehingga pembekalan menajadi entrepreneur lebih mantap lagi.
Mungkin "about me" itu aja dulu ya... nunggu pengalaman datang dulu buat ditulis di blog wkwk :D
Sekarang ini saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang jurusan Teknik Industri. Kalau ada yang nanya kenapa milih teknik industri? saya tertarik sama jurusan ini karena selain memiliki sisi engineer, lulusan TI juga dituntut untuk menguasai manajemen industri, sehingga pembekalan menajadi entrepreneur lebih mantap lagi.
Mungkin "about me" itu aja dulu ya... nunggu pengalaman datang dulu buat ditulis di blog wkwk :D
No comments:
Post a Comment